Bulan Mei

•May 16, 2017 • Leave a Comment

Bulan ini, bulan mei

Bisa jadi, bulan yang njelehi

Bisa jadi, bulan penuh hepi

Tugas yang seakan tak bertepi

Tapi juga hidup yang penuh terberkati
Bulan ini, bulan Mei

Bulan yang penuh mimpi

Bulan yang penuh harapan tinggi

Meraih cita dan cinta di hati
Bulan ini, bulan Mei

Kuperjuangkan setengah mati

Hari demi hari

Demi masa depan yang kunanti.

Not Mine

•May 16, 2017 • Leave a Comment

A day to remember

When we were together

We did share our problems

Tried to o’ercome them

But we took our own path

Better than we got wrath

Then i kissed you goodbye

You’re not anymore mine

Terima kasih

•May 14, 2017 • Leave a Comment

Untuk setiap teguran

Untuk setiap peringatan

Hajaran dan didikan

Bapa, terima kasih
Untuk setiap tuntunan

Untuk setiap bimbingan

Dan setiap penyertaan

Bapa, terima kasih.
Untuk setiap harapan

Untuk setiap permohonan

Doa dan jawaban

Bapa, terima kasih.

Senyuman

•May 11, 2017 • Leave a Comment

Aku berjalan dalam lorong kesunyian

Menuju ujung bernama diam

Seberkas cahaya terangi jalanku

Cahaya bernama senyuman

Namun, terlampau terang cahaya itu

Membutakan hati dan pikiran.
Menuntunku kah terang cahayamu

Ke ujung lorong penuh bisu?

Atau

Silaukah aku hingga terpukau terpaku

Duduk, termenung, diam?

Nongkrong

•May 5, 2017 • Leave a Comment

Nongkrong

Ga bikin kantong bolong

Ga bikin dompet kosong

Kalo cuma ngomong-ngomong
Nongkrong

Kadang cuma bilang bo’ong

Biar kelihatan sedikit songong

Dan semua orang bengong

Nabung

•May 5, 2017 • Leave a Comment

Kata simbok

Aku harus nabung

Ga banyak pergi ke warung

Biar utang simbok cepet rampung

Biar bisa bikin gedung

Di tengah kampung
Simbok kujawab

Apa yang ditabung?

Uang di dompet cepet kabur

Padahal sering lembur

Capekku ga terukur
Tapi,

Aku memang harus nabung

Paling ga, buat sewa gedung

Di pinggir kampung

Agar kami tak lagi takut mendung.

Ayah

•May 4, 2017 • Leave a Comment

Engkau menara gagah

Yang tak pernah goyah

Berjuang susah payah

Agar aku pergi sekolah

Walau dikau tak punya ladang sawah

Engkau berkarya tanpa lelah

Tak kenal kata menyerah

Ayah,

Semangatmu tak pernah patah

Terlukis jelas di dalam wajah

Dan setuap aliran darah

Yang tak pernah jengah

Menggelorakan berbagai falsafah

Agar kelak aku menjadi amanah

Menjadi pribadi penuh berkah.

Terima kasih, Ayah.