Terjatuh

dengan “terjatuh” kita belajar menjadi lebih baik
seperi seorang anak belajar berjalan
atau seorang anak belajar sepeda
meski “terjatuh” ia bangkit kembali.
Keinginan untuk BISA membuat anak itu terus belajar.
hanya dengan tujuan, semangat dan kesungguhan hati,
kita boleh saja “terjatuh” tetapi kita akan bangkit kembali.

Advertisements

~ by agungsulis13 on August 9, 2011.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: